Showing posts with label golden week. Show all posts
Showing posts with label golden week. Show all posts

Friday, July 1, 2016

Ngegembel di Jepang: TOKYO DAY 2 - Edo-Tokyo Museum, Akihabara, Ginza

Hello~ Kali ini postnya ga bakal panjang-panjang karena saya males (lol)

Itinerary saya buat hari kedua:
1. Kameido Shrine
2. Edo-Tokyo Museum
3. Ryogoku Kokugikan
4. Akihabara
5. Tokyo Station
6. Yurakucho
7. Ginza

Karena itinerary ini bener-bener padet, terus saya jalannya kesiangan, jadi ada beberapa tempat yang saya ga jadi pergi. Saya cuma ke Edo-Tokyo Museum, Akihabara sama Ginza.

Dari pertengahan bulan April sampai awal Mei, di Kameido Shrine ada wisteria festival. Wisteria itu bunga berwarna ungu yang ngegantung gitu. Saya ga bisa jelasinnya, liat aja fotonya di google ya haha. Saya pikir karena besok-besok saya bakal ngeliat bunga di tempat lain, akhirnya saya skip tempat ini (dan saya menyesal~). 

Begitu keluar apartemen, saya jalan dulu ke Lawson buat beli tiket museum Fujiko F Fujio. Belinya itu di mesin yang namanya Loppi. Mesin ini pake bahasa Jepang, jadi perhatikanlah tutorial ini baik-baik~ http://l-tike.com/fujiko-m/english/ Ntar bakal keluar kupon dari mesin itu, terus kita bawa kupon itu ke kasir buat bayar. 700 yen buat anak sekolahan, 1000 yen buat dewasa. Kasir di Lawson ini lucu karena dia ngomong bahasa tubuh begitu tau saya orang luar haha.

Dari Lawson, saya jalan ke Ohanajaya Station. Pas di jalan ketemu sama anjing poodle super unyu ini >< Di Tokyo banyak banyak banyak banget orang yang punya anjing. Anjingnya lucu-lucu dan terawat semua, dan ga jarang anjing yang kecil-kecil dibawa dalam keranjang bayi. Pemilik poodle ini bapak-bapak business man yang bisa bahasa Inggris. Dia cerita kalau dia pernah ke Jakarta buat business trip dan tiba-tiba ngomong "Terima kasih" pake bahasa Indonesia haha.


Dari Ohanajaya, saya langsung pergi ke Ryogoku Station dan jalan ke Edo-Tokyo Museum. Biaya masuknya 300 yen buat anak sekolahan, 600 yen buat dewasa. Tadinya saya pikir museum bakal ngebosenin, tapi ternyata perkiraan saya salah. Museum ini KEREN banget. Pokoknya must-visit deh kalo ke Tokyo. Isinya kurang lebih tentang Tokyo pas dulu masih bernama Edo, banyak miniatur bangunan dan replika alat-alat yang dipakai di zaman Edo. 



Fotonya ga terlalu bagus karena pake action cam

Pas agak siang, di panggung itu ada show. Shownya adalah menggunting kertas HVS menjadi suatu bentuk. Kertasnya itu putih polos, tanpa pola/garis apapun. Jadi, si penggunting kertas ini tanya ke penonton tentang bentuk apa yang mau dibuat, terus dalam kira-kira 1 menit, dia bakal gunting kertas sesuai bentuk yang penonton minta, misalnya bentuk kelinci, koinobori, atau bahkan omikoshi. Tangannya udah pro banget pokoknya haha.

Abis dari museum, saya menskip Ryogoku Kokugikan (karena males jalannya dan ga terlalu tertarik dengan sumo), terus langsung pergi ke Akihabara.

 

Seperti yang orang-orang udah tau, Akihabara (atau Akiba) ini adalah pusat elektronik sekaligus surga bagi para wibu penggemar anime, manga, dan game. Karena lapar dan masih penasaran sama Denny's, akhirnya hal yang pertama saya lakukan adalah cari Denny's dan untungnya ketemu, ga nyasar-nyasar kaya kemarin. Letaknya agak pojokan dan kayanya ga ada turis yang dateng ke daerah sini. Karena jam makan siang, mau makan pun waiting list. Entah kenapa manager di sini ramah ke orang Jepang tapi ga begitu ramah pas ngelayanin saya T_T Saya pesen demitama hamburg yang isinya hamburg, telur setengah mateng, kentang, sayur, dan cream soup. Harganya 800 yen. Ternyata rasanya......biasa aja, di bawah ekspektasi saya. Tapi porsinya sangat besar dan bikin saya kenyang banget.


Selesai makan, saya masuk ke toko-toko anime yang kebanyakan jual figure-figure mahal. Saya juga masuk ke game station. Di Akiba ini, Sega ada di mana-mana. Saya masuk ke Sega yang ada di deket stasiun Akiba. Di dalamnya cuma ada mesin UFO Catcher yang isinya anime goods dan bahkan figure. Di sini Love Live dan Osomatsu sangat menjamur. Saya juga coba masuk ke Club Sega yang ada di deket Matsumoto Kiyoshi Akiba. Club Sega ini terdiri dari beberapa lantai. Ada lantai khusus UFO Catcher, ada yang khusus video game, ada yang khusus arcade game, dll. Di lantai arcade game, ada mesin Project Diva sama maimai. Mesin maimai di sini adalah maimai pink, beda dengan mesin yang ada di Indonesia. Mainnya juga agak mahal (100 yen), di Jakarta aja cuma 6000 -_-.    

Oh ya, di deket stasiun Akiba ada toko kue namanya Pablo. Pablo ini ngejual rare cheese tart yang ENAK banget. Ini cheesecake terenak yang pernah saya makan seumur hidup saya. Ada 3 rasa: original, coklat, green tea. Harga satunya adalah 230 yen. Pokoknya MUST TRY!


Next, saya ke Kanda Myojin Shrine. Saya kira kuil ini ada di Akiba, ternyata jalannya agak jauh dari Akiba, sekitar 15-20 menit. Kanda Myojin Shrine biasa disebut sebagai kuilnya para otaku. Di anime Love Live, si Nozomi ceritanya kerja di kuil ini. Yang bikin saya kaget adalah kuil ini sangat bernuansa Love Live udah kaya tempat ngewibu aja. Ema (papan kayu buat tulis doa/keinginan) di sini hampir semuanya bergambar karakter Love Live. Bahkan di dalem kuil ini ada yang jual barang-barang Love Live. Ada juga mesin gacha yang salah satu hadiahnya adalah miniatur ema bergambar Nozomi.  


Dari Kanda Shrine, saya jalan balik lagi ke Akiba, sambil mampir dulu di Akihabara Gachapon Kaikan. Toko ini isinya mesin gacha semua, mulai dari gacha-gacha anime, sampai gacha-gacha yang ga normal pun ada. Yang saya inget di sini adalah ada gacha yang isinya celana dalem untuk botol minum. 

Tempat berikutnya adalah Don Quijote (atau Donki). Donki ini udah terkenal sebagai tempat belanja murah dan cabangnya ada di mana-mana. Barang-barang dan snack aneh juga banyak di sini. Khusus di Donki cabang Akiba, ada lantai yang isinya barang-barang cosplay semua. Belanja di Donki juga tax free kalau udah mencapai pembelian minimal 5000 yen. Selain tempat belanja, di dalem gedung Donki juga ada maid cafe yang namanya @home maid cafe. Maidnya cute-cute, masuknya ga terlalu mahal (anak sekolahan 400 yen, dewasa 600 yen), dan mereka welcome sama foreigner http://www.cafe-athome.com/en/
Tapi sayangnya saya ga masuk ke dalem karena yang lain ga ada yang mau (T_T)
Lantai 8 Donki Akiba, tak lain tak bukan adalah teater AKB48~ Makanya pas naik eskalator di Donki, pinggirannya semua adalah foto-foto AKB48 haha

Setelah puas belanja, saya jalan ke stasiun. Tadinya saya mau ke Tokyo Station buat belanja snack, tapi ga jadi karena udah kesorean dan kemarin udah belanja snack di Ameyoko. Saya juga ga jadi pergi ke Yurakucho. Yurakucho ini daerah yang terkenal buat makan yakitori, letaknya deket Ginza.

Akhirnya saya langsung pergi ke Ginza. UNIQLO terbesar ada di Ginza. Saya kira barang-barang di UNIQLO sini bakal murah, ternyata ga murah-murah amat. Kalo di UNIQLO Jakarta kan biasanya setiap pegawai UNIQLO yang kita temuin bakal selalu nyapa "Selamat datang di UNIQLO" atau "Welcome to UNIQLO", kalo di sini jarang ada pegawai yang muter-muter. UNIQLO ini ada 12 lantai dan di tiap lantai UNIQLO ada meja kasir....kira-kira 5 kasir tiap lantai.

Setelah dari UNIQLO, saya ke GU. GU ini kaya sister companynya UNIQLO, tapi barang-barangnya lebih murah, apalagi saya datengnya pas lagi golden week sale. Untuk baju, harganya sekitar 500-1000 yen-an dan sepatu 2000 yen-an. Seperti toko-toko lain, di sini juga tax free. Kalo mau borong baju murah dan bagus, wajib dateng ke GU!

Abis dari GU saya langsung balik ke Ohanajaya, terus beli inari sushi deket stasiun. Karena udah lewat jam 8, harganya jadi diskon 50%. Kalo ga salah saya bayar 140 yen buat 5 potong inari sushi.


Pengeluaran hari kedua (ga termasuk jajan dan belanja)

Tiket Fujiko F Fujio Museum -> JPY700
Tiket Edo-Tokyo Museum -> JPY300
Makan di Denny's -> JPY800
Makan sushi -> JPY140

TOTAL -> JPY1,940

Sekian post saya kali ini, maaf kalo bahasanya berantakan, see you next post~

Previous post:
-Preparation to Japan http://meidianabcde.blogspot.co.id/2016/05/preparation-to-japannn.html
-Tokyo D-1 & DAY 1 (part 1) http://meidianabcde.blogspot.co.id/2016/05/japan-d-1-day-1-part-1-ngegembel-di.html

Friday, May 20, 2016

PREPARATION TO JAPANNN

Sorry for my poor grammar. I just want to try writing in English

During the Golden Week (the worst time possible to travel to Japan), I was in Tokyo.

In case you didn’t know, Golden Week is like Lebaran in Indonesia. I bought my tickets in September last year and just randomly picked the dates.. I didn’t know GW would fall on those dates. But, I’m also grateful that I picked those dates, because if I had come to Tokyo a week later, I would have been trapped in the earthquakes.. (I hope Tokyo will be okay after the earthquakes!)

Actually I really wanted to (and still want to) Kansai region (Osaka, Kyoto, Nara). But from what I read on the internet, it would be better if I stay in Tokyo during the GW. I even planned to go to Tateyama Kurobe, but after finding out that I would travel on GW, everything shattered……. T___T
I really hope that next time I can go to Kansai, Nagoya & Tateyama Kurobe & Hokkaido!

PREPARATION

-    1. Ticket to Japan
I bought my ticket in Garuda Travel Fair 2015. It was IDR6.500.000 for return trip from Jakarta to Narita with transfer connection via Denpasar. I asked for direct flight but the travel agent staff said it wasn’t available. After I got my ticket issued, I found out that in the other travel agent’s booth, you could get Jakarta to Haneda direct flight ticket with cheaper price -_-
I RECOMMEND YOU BUY DIRECT FLIGHT TICKET FROM JAKARTA TO HANEDA because transfer connection is seriously a pain in the *s, especially during midnight.. Besides, Haneda is located near the Tokyo’s city center, unlike Narita which is located about 1 hour away from Tokyo. Also, if you want to go to Kansai too, buy open jaw ticket (Jakarta-Haneda + Osaka-Jakarta).

-      2.  Accommodation
Airbnb is a really good website to search for cheap and comfortable apartment to stay while travelling. It’s a pretty good deal if you’re not travelling alone. You can search for private room (you will be staying with the host), private apartment (you have the whole apartment for yourself) or shared room (you will be sharing the room with other guests).
I went to Japan with 3 other people. I booked a private apartment in Katsushika, Tokyo near Ohanajaya Station, IDR7.800.000 for 8 nights. It’s actually located quite far from Tokyo’s city center..
Another thing to note is YOU WILL BE HAPPIER IF YOU BOOK AN ACCOMMODATION LOCATED NEAR/IN THE CITY CENTER T_T

-      3. Visa
It’s a hassle (for me) to apply for the regular visa since you should prepare all the documents dan apalagi harus endepin duit selama 3 bulan di tabungan  so I replaced my old passport with e-passport so that I could apply for waiver visa (full story is on my previous post :3)

-      4. Entrance ticket to amusement parks
It’s a good idea to buy your tickets beforehand so you can avoid the long queues at the parks’ entrance gates. I bought my Disneysea and Fuji Q Highland tickets from a travel agent which is located in AEON Mall. The price is the same as the price on Disneysea’s website and Fuji Q’s website (on JPY), and then it will be converted to IDR according to the exchange rate on that day.

-           Useful applications you should download on your phone
Ø  Tabimori (download the offline rail routes inside the app, you can also learn simple Japanese phrases)
Ø  Google Translate (download the Japanese package, especially if you can’t speak & read Japanese, it can scan and translate Japanese words from pictures)
Ø  JED (Japanese dictionary)
Ø  Gurunavi (for searching restaurants, similar to Zomato)
Ø  Japanese rail map (not application but image)

And don’t forget to bring your travel adapter when packing to Japan.

Pengeluaran
-Tiket pesawat PP -> IDR 6.500.000
-Akomodasi 8 malam -> IDR 7.800.000 : 4 orang = IDR 1.950.000
-Buat e-paspor -> IDR 655.000
-Tiket Disneysea & Fuji Q Highland -> IDR 822.342 + IDR 631.654 = IDR 1.456.996

Total Pengeluaran IDR 10.561.996

See you on my next post!